Minggu, 29 Maret 2009

BINTANG TIMUR TETAPLAH KAU BERCAHAYA WALAU TANPA KATA


sosial kehidupan makain hari makin tidak memiliki naluri pencahayaan, sebagai mana sangbinta menyinari kehidupan tanpa pamprih, entah mata hatinya memang sudah menjadi matematika, atau batu bara, maka yang ada adalah sebuah kekerasan, ketidak pedulian, kerserakahan, yang dipikirkan adalah untung dan rugi saja. atau masih mukalaf dalam mensyukuri pemberian tuhan yang diberikannya

bintang bercahaya tanpa pamrih, seandainya para pemimpin kita yang telah dibintangkan oelh masyarakat memikirkan dan berbihak, kemudian mengaplikasinkannya dengan tulus demi cita-cita luhur pasti para pemimpin kita akan dibintangkan oleh masyarakat

adakah para pemuda, pemimpin kita yang patut kita bintangkan? saya yakin ada (semoga ada)

Samarinda 30 Maret 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar